Cara Mudah Buat CV Online Melalui Sistem AHU Online
October 16, 2019
Syarat & Prosedur Pendirian CV 2019
October 16, 2019

Dalam pembuatan PT, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Anda bisa menyimak persyaratan berikut sebelum lanjut ke proses pembuatan PT.

1.Nama PT.

Untuk nama PT, ada aturan khusus. Buatlah minimal 3 kata. Anda juga bisa mengajukan 3 alternatif nama PT. Akan tetapi, Anda tidak biperbolehkan menggunakan nama PT yang sudah terlebih dahulu dipakai oleh orang lain. Selain itu dalam pembuatan nama PT ini tidak diperbolehkan menggunakan serapan asing. Hal tersebut tidak diberlakukan dalam kebijakan, namun sudah diatur dalam undang-undang.

2.Data Identitas Pendiri.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pembuatan PT harus dilakukan oleh 2 orang. Masing-masing pendiri PT juga harus melengkapi data-data berikut.

  • Nama PT yang akan digunakan (minimal 3 nama, terdiri dari 3 kata);
  • Fotocopy KTP para pendiri (Minimal 2 Orang Pendiri), apabila menggunakan virtual office salah satu KTP pendiri wajib KTP DKI Jakarta;
  • Fotocopy NPWP para pendiri (Khusus Direktur Utama/ Penanggungjawab harus dengan format NPWP terbaru tahun 2015 yang tercantum NIK);
  • Alamat Email dan Nomor Telepon para Pendiri;
  • Keterangan lengkap yang menjelaskan tentang struktur kepengurusan perusahaan, komposisi kepemilikan modal atau saham para pendiri di dalam PT Lokal.

3. Tempat dan Kedudukan PT

Lokasi usaha juga wajib dicatumkan dalam proses pembuatan PT. Lokasi PT ini menjadi alamat resmi sekaligus kedudukan hukum PT. Tempat awal mula didirikannya PT haruslah sama dengan alamat PT yang sekarang beroperasi. Misalnya saja kalau tempat berdirinya PT dan kedudukannya di Jakarta Barat maka alamat harus di Jakarta Barat. Kalau alamat tidak di Jakarta Barat maka itu namanya cabang dan harus minta perijinan kembali sebagai cabang.

Dalam pembuatan PT di Jakarta, Anda wajib memperhatikan hal-hal berikut ini.

  • Keterangan tentang kedudukan dan alamat PT Lokal;
  • Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tempat usaha domisili PT Rumah/ Gedung/ Ruko;
  • Fotocopy bukti pelunasan PBB tahun terakhir tempat usaha domisili PT Rumah/ Gedung/ Ruko;
  • Foto Gedung, Ruangan, dan Logo Kantor;
  • Fotocopy bukti kepemilikan atau penggunaan tempat usaha. Apabila milik sendiri, dibuktikan dengan fotocopy sertifikat. Apabila menyewa, dibuktikan dengan perjanjian sewa menyewa antara penyewa dan pemilik tempat. Apabila di gedung, dibuktikan dengan Surat Keterangan Domisili Gedung. Apabila di ruko, dibuktikan dengan Surat pernyataan RT/RW tentang domisili PT Lokal.
  • Setelah semua persyaratan sudah terpenuhi, selanjutnya kita bisa masuk ke proses pembuatan PT. Apakah pembuatan PT ini memang benar-benar susah?

Proses Pembuatan PT

Anda baru bisa melangkah ke proses pembuatan PT setelah memahami beberapa persyaratan yang telah diulas di atas. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam membuat PT.

1. Tentukan Partner dan Pemilik Modal

Sekali lagi ditekankan di sini bahwa syarat wajib yang harus dipenuhi ketika ingin membuat PT adalah memiliki partner. PT minimal didirikan oleh dua orang. Anda juga bisa mengajak pihak lain sebagai pemilik modal. Untuk urusan permodalan juga diatur dalam undang-undang, yakni pada UU No. 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Dalam undang-undang ini menjelaskan bahwa untuk pendirian sebuah PT haruslah modal dasar yang dimiliki minimal ada Rp 50.000.000,- dan semua modal dasar tersebut harus ditempatkan atau disetor minimal 25%.

Itu artinya jika anda memiliki modal senilai Rp 50.000.000,- Maka nanti yang harus anda tempatkan atau disetor minimal senilai Rp 12.500.000,-.

Namun kalau mengingat Paket Kebijakan XXI yang telah dikeluarkan oleh presiden Jokowi, modal dasar pendirian PT tidak lagi harus minimum Rp 50.000.000,- Namun bisa tergantung dengan kesepakatan orang-orang yang mendirikan PT. Sesuai dengan PP No. 29 tahun 2016 tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas.

2. Tentukan Kantor atau Domisili PT

Domisili PT berkaitan dengan alamat legal perusahaan. Hal ini juga sudah tercantum dalam persyaratan pembuatan PT. Oleh karena itu, urusan domisili kantor harus sudah diselesaikan terlebih dahulu sebelum lanjut ke tahapan berikutnya. Untuk bikin PT, Anda juga harus mengurus domisili kelurahan. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai lokasi PT anda berada. Untuk domisili ini kan yang mengeluarkan adalah pihak kelurahan, maka dari itu mengenai peraturan izin dan lain-lain bergantung pada peraturan pemerintah daerah masing-masing.

3. Hubungi Notaris dan/atau Konsultan Pendirian PT

Anda masih tetap membutuhkan bantuan notaris untuk membantu mengoreksi syarat-syarat legal perusahaan. Notaris ini bertugas untuk memeriksa nama PT yang digunakan, penentuan kegiatan usaha, besaran modal dasar dan juga modal setor, susunan pengurus perusahaan, hal-hal yang belum diatur di UU PT, dan juga dinalisasi PT Anda.

Karena notaris ini berperan sangat penting dalam proses pembuatan PT, Anda harus memilih Notaris yang tepat. Sudah banyak sekali notaris yang berdiri di Indonesia mengingat negara kita memang negara hukum. Untuk urusan hukum ini tidak bisa ditangani dengan hal yang sepele harus benar–benar teliti dan cermat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *